Sujud Syahwi

Februari 19, 2008 § Tinggalkan komentar

Pernahkan kita terlupa berada di rakaat keberapa saat mengerjakan shalat? Atau pernahkah kita terlupa tidak melakukan rukuk? Masih banyak hal-hal lain yang mungkin terlupa sehingga kita tidak melakukan gerakan shalat dengan baik.

Nabi SAW pun pernah lupa ketika shalat. Hal ini berdasarkan sebuah keterangan hadits bahkan beliau bersabda,
”Saya adalah manusia biasa. Saya juga lupa sebagaimana kalian juga bisa lupa. Oleh karena itu, jika saya lupa, maka tolongan diperingatkan.”

Saat terlupa, Allah SWT telah memberikan kemudahkan dengan adanya sujud sahwi. Dalam mengerjakannya, ada beberapa hukuman yang harus kita ketahui.

Cara Mengerjakan

Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud sebelum salam atau sesudahnya oleh seseorang yang sedang mengerjakan shalat.

”Jika salah seorang diantaramu ragu dalam shalatnya, hingga tidak tahu berapa rakaatkah yang sudah dikerjakan-, apakah tiga atau empat rakaat, maka ia harus menghilangkan keraguan tersebut dan menetapkan mana yang lebih diyakini. Setelah itu, hendaklah dia sujud sebanyak dua kali sebelum salam.” (Hadits shahih dari Sa’id al-Khudri)

Yang lebih afdhal dalam melakukan sujud sahwi adalah mengikuti sebab yang mengharuskan sujud sahwi tersebut. Jika keragu-raguan datang sebelum salam, hendaklah sujud dilakukan sebelum salam. Dan jika keraguan itu datang sesudah salam, hendaklah ia melakukan sujud sesudah salam. Sedangkan hal-hal yang tidak termasuk dalam kedua keadaan di atas, maka seseorang boleh memilih pelaksanaan sujud sahwi, baik sesudah salam maupun sebelumnya.

Doa sujud sahwi:

Subhaa na manlaa yanaa muwalaa yas hu
”Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa”

Hal-hal Yang Mengharuskan Dilakukannya Sujud Sahwi

Sujud sahwi diperintahkan untuk dikerjakan dalam keadaan-keadaan berikut :

1. Apabila memberi salam sebelum sempurna shalat.
2. Jika seseorang mengerjakan shalat dan jumlah rakaatnya melebihi jumlah yang semestinya.
3. Lupa bertasyahhud awal atau lupa mengerjakan salah satu di antara sunnah-sunnah shalat.
Rasulullah SAW bersabda, ;Apabila salah seorang diantara engkau langsung berdiri dari dua rakaat dan berdirinya itu belum sempurna, maka hendaklah ia duduk kembali. Tetapi jika telah sempurna berdiri, maka jangalah duduk dan hendaklah ia sujud sahwi sebanyak dua kali.”(H.R. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu maajah dari Mughirah bin Syu’bah)
4. Ketika mengalami keraguan dalam shalat. Apabila seseorang merasa ragu dengan jum;ah rakaat yang telah dikerjakannya, maka hendaklah ia menetapkan jumlah yang lebih sedikit yang diyakini. Setelah itu, hendaklah ia melakukan sujud sahwi.

Halaman nie aq post coz aq ga afal sama bacaan doa sujud syahwi. hehehehe😀. Jadi klo aq lupa aq biasanya baca arti nya aza!!

Sumber : Sayyid Sabiq, Fiqih Sunnah

Tagged: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sujud Syahwi at blognya ianjuve.

meta

%d blogger menyukai ini: